Home » , , » Munjunjung Derajat Umat Bersama Al Qur'an

Munjunjung Derajat Umat Bersama Al Qur'an

Written By STAI Pelita Bangsa on Senin, 01 Mei 2017 | 8:57 PM

PROFILE MAHASISWA


Menjungjung DERAJAT Umat Bersama Al-Qur’an

Mustofa Al Mujahidin

Mustofa Al Mujahidin
Mustofa Al Mujahidin di lahirkan pada 17 April 1989 di kota Pasuruan, Jawa Timur, berhasil menembus program TAHFIDZ QUR’AN di Pondok Pesantren Pendidikan Islam (PPPI) Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Motivasi dia untuk terjun ke dunia tahfidzul qur’an berawal dari orang tuanya yang selalu membimbingnya untuk terus belajar Al-Qur’an, dengan adanya bimbingan dan dukungan dari orangtuanya di sebuah pesantren yang ada di malang jawa timur, dia memulai pendidikannya di ponpes pada tahun 2002. Awal masuk pesantren dia langsung dudukuki bangku madrasah ibtida’iyah selama 3 tahun saja dan dilanjutkan dengan Madrasah Tsanawiyah dan diakhiri dengan pendidikan Madrsah Aliyah.

Meskipun kesehariannya dia disibukan dengan urusan sekolah tapi dia tetap tegus dengan pendidirannya untuk bisa menjadi seorang yang hafal Al Qur’an.

Alhamdulillah atas izin Allah SWT dan tentunya dengan usaha yang maksimal, sosok orang yang gemar membaca Al Qur’an ini bisa menyelesaikan pendidikannya di bangku sekolah sekaligus bisa menyelesaikan hafalannya hinggi sampai 30 juz. Setelahdia berhasil menembus Program Thafidz yang ada di pesantrennya.
Dengan niat dan tekat yang kuat dia melanjutkan pendidikannya di sebuah kampus yang “MEGAH dan BERKUALITAS” yaitu kampus PELITA BANGSA dengan mengambil jurusan EKONOMI SYARIAH.

Adapun alasan dia mengambil jurusan EKONOMI SYARIAH adalah karena dia yakin bahwa sistem perekonomian yang terindah dan terbaik yaitu sistem perekonomian Islam yang selalu melandasi oleh Al-Qur’an dan Hadits.

Kampus Pelita Bangsa pun sangat menghargai mahasiswa-mahasiswa seperti Musthofa, karena prestasinya dalam menghafal Al-Qur'an sampai 30 Juz, Kampus memberikannya beasiswa. Selain untuk musthofa, mulai tahun kemarin, Pelita Bangsa membuka peluang buat mahasiswa penghafal Al-Qurlan untuk mendapatkan beasiswa, mulai dari kategori 5 juz, 10 juz, sampai dengan 30 juz.

sedikit meninjau umat muslim di zaman Rosulullah SAW, mereka benar-benar mendapatkan kemuliaan, kesejahteraa bahkan masyarakat mereka merupakan masyarakat yang paling dihargai oleh masyarakat-masyarakat lainnya. kenapa bisa seperti itu?

Jawabanya karena mereka benar-benar menikmati hidup bersama Al-Qur'an. Mereka mau belajar Al-Qur'an dan terus berinteraksi bersama Al-Qur'an. Itulah yang membedakan masyarakat di Zaman Rasulullah dengan masyarakat di zaman sekarang. sekarang banyak masyarakat yang memiliki Al-Qur'an tapi hanya sekedar hiasan, mereka tiidak mau belajar Al-Qur'an, memahami dan menghagal apalagi mengamalkannya.

makanya tidak heran kalau masyarakat Indonesia khususnya di bidang perekonomian mengalami ketidaksejahteraan. tentunya itu semua dikarenakan mereka jauh dari Al-Qur'an. dengan berfikir positif dan penuh husnudzon terhadap Allah SWT.

Kampus PELITA BANGSA akan mencetak gererasi yang robbani yang selalu peduli terhadap kesejahteraan umat dan selalu berusaha untuk menjunjung tinggi derajat umat manusia, khususnya di bidang perekonomian dengan merujuk langsung kepada Al-Qur'an dan Hadist dan selalu semangat dalam belajar Al-Qur'an, memahami, menghafal dan mengamalkannya.

sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat derajat suatu kaum lantaran Al-Qur'an dan akan merendahkan kaum lainnya juga lantaran Al-Qur'an"


Istiqomah itu LEBIH BAIK daripada seribu Karomah.




Red: SM
(dikutip dari majalah Pelita Bangsa Pers 2016)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !