Home » , , » Diklat Ekonomi Islam 2018

Diklat Ekonomi Islam 2018

Written By STAI Pelita Bangsa on Sabtu, 27 Januari 2018 | 2:08 PM

DIKLAT EKONOMI ISLAM 2018
“Pemuda  Rabbani Sebagai Tonggak Kejayaan Ekonomi Yang Berakhlakul Karimah”.


Sabtu, tanggal 27 Januari 2018 tepatnya. Telah dilaksanakan kegiatan pengkaderan tingkat satu yaitu Diklat Ekonomi Islam Tahun2018, yang diselenggran oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam Shari Economics Forum (KSEI SErum) STAI Pelita Bangsa. Dengan jumlah peserta DEI sebanyak 80 yang terdaftar dan peserta hadir sekitar 70 yang hampir keseluruhan merupakan mahasiswa STAI Pelita Bangsa, jurusan Ekonomi Syariah.

DEI (Diklat Ekonomi Islam) merupakan suatu tahap dalam pengkaderan kader KSEI yang nantinya akan mengemban amanah dalam mendakwahkan ekonomi Islam, guna Kader- kader yang Inelektual, Berakhlakul Karimah dan selalu mengutamakan Ukhuwah. Sesuai dengan tema DEI 2018 “Pemuda  Rabbani Sebagai Tonggak Kejayaan Ekonomi Yang Berakhlakul Karimah”. Diharapkan agar pemuda- pemuda yang berjiwa rabbani kerap muncul dan membawa prubahan dalam tatanan masyarakat terutama dalam kegiatan Ekonomi. Dibuka oleh dengan sambutan dari Ketua KSEI SErum, ia menyampaikan bahwa janganlah berjalan sendiri dengan ilmu yang kita miliki, ajaklah orang- orang disekitar kita agar mengenal apa yang kita ketahui. Dan jangan jadi pemuda yang tak peduli akan kebutuhan perkembangan Ekonomi dalam Islam, karen sesunguhnya inilah tugas dari para pemuda kader penerus ekonom rabbani.

Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada DEI 2018, yaitu tentang keilmuan yang slah satunya di isi oleh seorang alumni dari KSEI SEF Gunadarma, Beliau adalah kak M. Rizky Rizaldy yang mengisi meteri tentang Syumuliatu Islam (Mamasuki Islam secara Kaffah), belau sangat mengapresiasi atas semangat para mahasiswa STAI PB, dalam megikuti materi pengajaran yang disampaikan.

Dalam sesi lain ada beberapa pemateri muda yang kece- kece pula, tak kalah menarik dalam pembahasannya. Ada bang Tri Aji Pamungkas alis Dudung Seteven, yang merupakan Koordinator regional Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Jabodetabek.  Dalam kesempatan ini ia mengupas tentang KeFoSSEI-an, dimana dakwah Ekonomi Islam adalah salatu ujuan besar dari FoSSEI maupun KSEI. Dalam kesempatan ini ia pun membahas dan mensinergikan agar kader- kader KSEI serum selalu terketuk dalam mensyiarkan Ekonomi Islam. Ia pun berpesan agar Ekonomi Islam dapat tersampaikan kepada masyarakat, bukan hanya pada kalangan akademisi saja.

Selain KeFoSSEI-an ada pula pemaparan materi tentang KeKSEI-an yang kali ini dipaparkan oleh Senior dari KSEI SErum yang sekarang menjabat sebagai Dewan Pengawas Organisasi, yang merupakan srikandi KSEI SErum, ia adalah ka Erlinda Elia Sismona, dalam pemaparannya ka Erlin ini kerap disapa teman- teman KSEI. Meberikan gambaran yang luas tentang apa itu KSEI dan tugas- tugas KSEI serta Struktur dan manajemen KSEI SErum yang tertera pada AD/ART KSEI SErum.
Disesi lain pun tak kalah mengasikan yaitu, sesi upgrading softskill. Kali ini yang softskill yang dibahas yaitu mengenai sofskill dalam kepenulisan Karya Tulis Ilmiah, pada kesempatan kali ini diisi oleh seorang pemuda yang cukup memotivasi, ialah bang Muhammad Fauzi, ia merupakan mahasiswa STEI TAZKIA bogor, yang saat ini  menjabat sebagai SEKJEN FoSSEI Jabodetabek. Dalam pemaparannya ia mengajak agar para kader KSEI SErum senan tiasa mencurahkan imaginasi ataupun pemikiran Ilmiahnya dalam bantuk tulisan. Sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Kemampuan akan menulis memang sangat diperlukan oleh semua Mahasiswa khususnya kader KSEI SErum STAI Pelita Bangsa. Karena dengan tulisan kita dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat dalam ruang lingkup yang sangat luas apalagi ditambah dengan fasilitas network, yang dapat memudahkan untuk menyampaikan tulisan ke arah mana pun.


Selain beberapa rangakaian diskusi materi, dalam DEI ini pun dilengkapi dengan Sharing FoSSEI dengan KSEI terkait suka duka dalam mengamban dakwah ekonomi Islam, guna meningkatkan ukhuwah antara kader- kader ekonom rabbani diluar lingkup STAI Pelita Bangsa. Pada kesepatan ini slein hadir para mahasiswa STAI PB yang kece, dihadiri pula oleh beberapa para kader FoSSEI Jabodetabek yang senan tiasa berbagi cerita dengan kader KSEI SErum, diantaranya ada Kak Fauzi dari kampus TAZKIA Bogor, ada Kak Hasima dari Kampus SEBI Depok, ada pula Kak Dila dari Kampus Trilogi Jakarta. Setelah selesai sharing dilakuakan, kami menyimpulkan bahwa melalui KSEI dan FoSSEI kita dapat sama berjmaah dalam menegakan panji- panji Allah SWT, melalui Ekonomi menurut ajaran Islam.
Sebagai puncak dari acara DEI kami menyelipkan kegiatan setoran hafalan al- Qur’an yang di bimbing oleh Ka Mim, dan Kak Alvin dalam sesi ini kader KSEI di tugaskan untuk mengafal beberapa ayat tentang  riba diantaranya ayat 275-280 surat AL- Baqarah. Dengan adanya kegiatan ini harannya agar kita selalu diberi Istiqomah dalam melakukan kebaikan seperti menghafal Al- Qur’an, dan mempelajari serta mengamlkannya.
Inilahh kutipan dari kagiatan Diklat Ekonomi Islam tahun 2018, yang telah diselenggarakan. Harapan kedepannya, agar semakin banyak kader- kader ekonom rabbani yang siap mengabdi dalam dakwah Ekonomi Islam, sehingga membuantu memperluas pengetahuan masyarakat tentang Ekonomi Islam.

“Janganlah Merasa Hebat Saat Kita Tahu Bahwa Kita Telah Berilmu, Karena Sesengguhnya Keggalan Dalam Mengemban Amanah Dengan Ilmu Ialah Saat Orang- Orang Disekitar Kita Tak Mampu Mengenali Ilmu yang Kita Miliki.”
Maka janganlah lelah dalam berbagi dan menuntut Ilmu (Balligu ‘Anny  Walau Ayah)


Red :   Andi Suhandi

Chairman of KSEI SErum 2018
STAI Pelita Bangsa
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !